Cinta Pada Pandangan Pertama
Aku bukan orang yang percaya akan mitos "jatuh cinta pada pandangan pertama"
Pikirku itu sebuah bualan dan omong kosong
Memangnya seberapa bodoh manusia untuk jatuh cinta berdasarkan sesuatu yang dia baru ia lihat pertama kali?
Ternyata, tanpa aku sadari, aku sendiri pernah merasakannya
Hari pertama kamu muncul dalam hidupku,
Dalam ingatan yang mulai pudar
Kenanganku tertuju ketika duniaku kau buat lebih berwarna
Kamu, pelepas penatku
Sekaligus (sedikit) penambah gusarku
Kamu yang akan selalu aku banggakan
Dikala menangis, tertawa, hingga terdiam
Dari pelukan hangat yang entah kapan berubah digantikan perlakuan dingin
Aku masih dan akan selalu membanggakanmu
Kamu yang akan selalu aku hindarkan dari angkara
Perihal rasa, aku tau ini takkan pernah berubah
Kita hanya punya satu sama lain
dan kamu,
Kamu adalah doa-doaku yang jadi nyata
Jadi jangan kamu berpikir bodoh
Hilangkan prasangka
Aku tidak senaif itu untuk menyia-nyiakan titipan Tuhan dalam wujud kamu
Adik kecilku
yang kian matang
yang sudah tidak kecil lagi
yang tidak lagi perlu aku lindungi
yang malah mampu menjaga diriku
yang sekarang ceritanya bukan tentang karakter fiksi yang dia gilai lagi
melainkan tentang bibit-bibit pendewasaan dalam bentuk perasaan
Tiap hari aku bersyukur pada Tuhan karena kemurahan hati-Nya,
untuk tidak membiarkanku sendiri di dunia ini
Kamu, harta karun kecilku
Semoga kamu senantiasa berada dalam lindungan Tuhan
dan
Selamat ulang tahun, selamat menjadi dewasa.
nb: aku akan selalu mencintaimu meski kini aku terlampau gengsi untuk mengucapkannya.
Dibuat dengan cinta,
D.
Pikirku itu sebuah bualan dan omong kosong
Memangnya seberapa bodoh manusia untuk jatuh cinta berdasarkan sesuatu yang dia baru ia lihat pertama kali?
Ternyata, tanpa aku sadari, aku sendiri pernah merasakannya
Hari pertama kamu muncul dalam hidupku,
Dalam ingatan yang mulai pudar
Kenanganku tertuju ketika duniaku kau buat lebih berwarna
Kamu, pelepas penatku
Sekaligus (sedikit) penambah gusarku
Kamu yang akan selalu aku banggakan
Dikala menangis, tertawa, hingga terdiam
Dari pelukan hangat yang entah kapan berubah digantikan perlakuan dingin
Aku masih dan akan selalu membanggakanmu
Kamu yang akan selalu aku hindarkan dari angkara
Perihal rasa, aku tau ini takkan pernah berubah
Kita hanya punya satu sama lain
dan kamu,
Kamu adalah doa-doaku yang jadi nyata
Jadi jangan kamu berpikir bodoh
Hilangkan prasangka
Aku tidak senaif itu untuk menyia-nyiakan titipan Tuhan dalam wujud kamu
Adik kecilku
yang kian matang
yang sudah tidak kecil lagi
yang tidak lagi perlu aku lindungi
yang malah mampu menjaga diriku
yang sekarang ceritanya bukan tentang karakter fiksi yang dia gilai lagi
melainkan tentang bibit-bibit pendewasaan dalam bentuk perasaan
Tiap hari aku bersyukur pada Tuhan karena kemurahan hati-Nya,
untuk tidak membiarkanku sendiri di dunia ini
Kamu, harta karun kecilku
Semoga kamu senantiasa berada dalam lindungan Tuhan
dan
Selamat ulang tahun, selamat menjadi dewasa.
nb: aku akan selalu mencintaimu meski kini aku terlampau gengsi untuk mengucapkannya.
Dibuat dengan cinta,
D.

Comments
Post a Comment